5 Management Bisnis Menuju Pengusaha Sukses

Posted on

Sebagian besar orang ingin memiliki usaha pribadi, utamanya kaum pemuda. Tak perlu heran, karena pada realitanya setiap orang mempunyai bakat dan minat yang berbeda-beda. Tidak ada yang melarang seseorang untuk menggapai apa yang diinginkan, hanya saja menjadi seorang pengusaha tidaklah mudah.

Selain itu, proses yang dilalui tidak secepat dan semudah seperti bayangan kita. Upaya ini cukup menantang dan membutuhkan kerja keras, ketrampilan, dorongan, dan bakat alami untuk mencapai tujuan tersebut.

Maka diperlukan perencanaan yang matang untuk memulai sebuah bisnis/usaha. Perencanaan yang dibutuhkan adalah dalam bentuk management bisnis dan dijalankan dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada agar dapat mencapai target bisnis.

READ ALSO:  How to Scan Documents on iPhone Without Additional Applications, Fast and Easy!

Mengapa harus menggunakan management bisnis? Sebab, semua bisnis baik bisnis besar maupun bisnis menengah sangat membutuhkan perencanaan bisnis supaya usaha yang dijalankan tidak mengalami kerugian. 

Tak sedikit usaha yang berhenti di tengah jalan atau mengalami kerugian akibat tidak ada perencanaan matang ketika memulai usaha tersebut. Mereka hanya fokus pada hasil keuntungannya saja. Usaha yang semakin lama semakin sepi tidak menjadi prioritas mereka, bagi mereka yang terpenting adalah usahanya masih bisa berjalan dan masih ada pemasukan uang untuk diputar.

Kondisi tersebut sangat salah besar, usaha yang sepi seharusnya segera diatasi agar perputaran uang bisa kembali seperti semula. Masalah teratasi tentunya membuat posisi usaha kembali semula sesuai target penghasilan yang diharapkan.

Untuk mengantisipasi terjadinya kerugian atau usaha berhenti di tengah jalan, kamu perlu memahami management bisnis. Berikut ini berbagai aktivitas management bisnis yang penting dan baik untuk dilakukan demi tercapainya keberhasilan bisnis yang akan kamu jalankan.

Pengertian Management Bisnis

Sebelum masuk pada aktivitas management bisnis ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu mengenai definisi management bisnis. Hal ini tentunya akan memudahkan kamu dalam memahami tujuan diterapkannya aktivitas management bisnis pada pelaksanaan proses usaha.

Management bisnis merupakan kegiatan perancangan strategi bisnis meliputi pengerjaan dan pengawasan terhadap suatu bisnis. Segala aktivitas yang akan dilakukan tersebut bertujuan untuk mencapai target keberhasilan sebuah bisnis/usaha.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa suatu usaha kemungkinannya sangat kecil memperoleh keuntungan yang besar jika tidak menggunakan management bisnis yang tepat.

Melihat dan mendengar berbagai pengalaman buruk terkait bisnis yang tidak berjalan dengan baik, tentunya membuka pikiran kamu untuk mengkaji ulang perencanaan bisnis yang akan dijalankan. Jika rencana yang telah dibuat masih belum sesuai, sebaiknya di ulang dalam menyusun perencanaan baru. Sebab, memaksakan sesuatu bisa berdampak tidak baik kedepannya.

Aktivitas Management Bisnis

Segala aktivitas terkait management bisnis ini perlu diterapkan dengan baik agar memperoleh keuntungan yang maksimal sesuai pada perencanaan awal dibangunnya bisnis tersebut. Mari simak apa saja aktivitas management yang harus diketahui dan diterapkan.

READ ALSO:  8 Peluang Bisnis Tahun 2022

Management Keuangan

Gambar Perhitungan Keuangan (Pixabay.com)

Aktivitas yang pertama ini merupakan perencanaan pertama yang harus anda kuasai ilmunya secara menyeluruh. Sebab, bagian ini termasuk bagian terpenting dalam jalannya sebuah perusahaan.

Apakah itu? Yakni management keuangan, tugasnya mengatur anggaran perusahaan. Hal tersebut diwujudkan dengan mengelola keuangan secara efisien dan efektif agar perusahaan bener-bener mengeluarkan uang sesuai kebutuhan serta keuangan perusahaan terus berada pada zona aman.

Didalam menjalankan tugasnya,  management keuangan dibantu oleh laporan tertulis agar semua yang dijalankan tercatat secara terperinci dan dapat dipertanggung jawabkan dengan baik. Laporan keuangan ini berisi perhitungan mengenai keluar masuknya keuangan perusahaan, laba rugi dari hasil transaksi yang telah dilakukan, dan neraca keuangan.

Laporan keuangan memiliki fungsi  untuk mengetahui posisi keuangan perusahaan, apakah untung atau rugi. Setelah mengetahui posisi tersebut, pihak-pihak berwenang akan mengambil langkah untuk menyelesaikan permasalahan dengan berbagai pertimbangan yang ada.

Management Produksi

Management produksi memiliki tugas untuk mengatur segala aktivitas yang berkaitan dengan proses produksi atau pembuatan produk dalam sebuah usaha. Mulai dari penggunaan mesin produksi, kinerja karyawan produksi, penggunaan bahan baku, hingga proses pembuatan produk selesai.

Di perusahaan-perusahaan besar biasanya tugas ini dihandel oleh beberapa kepala bagian sesuai dengan pembagian kerja masing-masing. Pembagian kinerja pada proses produksi biasanya ada bagian gudang, operator mesin, dan pelaksana produksi.

Management Pemasaran/Marketing

Management marketing ini bertugas mengawasi jalannya proses pemasaran dan memberikan arahan bagaimana memasarakan produk yang dimiliki agar mampu menjadi produk terpercaya yang diminati banyak konsumen.

Di era yang serba modern seperti sekarang ini, seorang pelaku marketing atau biasa disebut dengan sales tidak perlu khawatir akan bagaimana bisa mencapai gols. Sebab, banyak sekali media online yang mampu membantu proses pemasaran agar bisa dikenal banyak orang hingga menarik konsumen.

Management SDM (Sumber Daya Manusia)

Pada management SDM ini yang harus dilakukan adalah mengatur porsi tanggung jawab, kinerja, serta kedisiplinan. Point ini bisa dikatakan tingkatannya paling sulit. Sebab, mengatur banyak orang diperlukan strategi yang cerdas agar bisa berjalan beriringan dalam upaya mencapai suasana kerja yang sehat, nyaman, dan teratur.

READ ALSO:  8 Peluang Bisnis Tahun 2022

Suatu pekerjaan akan saling bersinergi dalam menjalankan perencanaan ketika terdapat kerja sama yang baik antara pemimpin dengan para pekerja. Namun, perlu diketahui bahwa membuat pekerja paham akan aturan dan ketentuan yang telah dibuat oleh perusahaan tidak mudah.

Management Distribusi

Management distribusi merupakan tahap akhir dari proses penjualan. Pada management ini tugasnya adalah mengatur proses distribusi mulai dari persiapan hingga sampai lokasi yang dituju.

Pendistribusian barang hasil produksi yang perlu dipersiapkan meliputi kendaraan, sopir, dan jadwal pengiriman. Kendaraan yang digunakan harus sesuai kekuatannya dengan berat barang yang akan didistribusikan. Pastikan sopir memiliki perlengkapan berkendara yang lengkap agar perjalanan tidak ada kendala. Kemudian untuk jadwal pengiriman usahakan terstruktur dengan baik. Jangan sampai mendadak, harus selalu ingat bahwa pengiriman barang berkaitan dengan waktu kebutuhan konsumen sehingga benar-benar harus dipersiapkan dengan matang.

Akhir Kata

Management bisnis adalah tonggak utama dalam bisnis. Sebab, keberhasilan suatu bisnis bergantung pada management yang digunakan. Perencanaan bisnis yang baik tentunya akan membawa arah yang baik pula kedepannya. Berbagi macam perencanaan ini bertujuan agar bisnis yang sudah dimulai dapat terus berjalan meski ada hambatan.

Melalui aktivitas management tersebut beberapa bagian atau devisi tim dalam perusahaan dapat bekerja dengan baik sesuai rencana yang telah disusun. Ketika semua berjalan sesuai rencana, perusahaan dapat mencapai target dengan mudah. Disinilah bisnis yang telah berjalan akan mampu berkembang dan mampu bersaing dengan kompetitornya.

Setiap memulai berbisnis pasti akan mengalami kegagalan terlebih dahalu. Akan tetapi, tidak perlu putus asa atau bahkan menyerah. Teruslah berjuang dan cobalah dengan mengikuti arahan serta menggunakan management bisnis yang tepat. Tidak menutup kemungkinan kesuksesan akan hadir atau paling tidak dapat mengurangi resiko mengalami kegagalan.